Archives

Mutiara Salaf 31: Mengukur Diri dengan Sirah Para Salaf

  Banyaknya amalan yang kita lakukan janganlah membuat kita tertipu dan puas. Apa saja yang kita kerjakan berupa amalan dan ibadah, jika mau dibandingkan dengan sirah (jalan hidup dan sejarah) para Salaf, kita akan minder dan malu atas kekurangan dan sikap teledor kita selama ini. Barulah kita sadar bahwa apa-apa yang kita lakukan amatlah sedikit…
Read More

Tentang Tenaga Medis Berhaji

Tanya: Bismillah Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu Mohon fatwa/jawaban ustadz mengenai beberapa pertanyaan tentang permasalahan haji: 1. Bagaimana hukum haji seorang tenaga kesehatan haji (dokter, perawat dll) yang melakukan pelayanan kesehatan sekaligus melakukan ibadah umrah dan haji, hubungannya dengan niat seseorang ke mekkah? 2. Bagaimana permasalah tenaga kesehatan haji perempuan/wanita yang safar tanpa didampingi oleh mahramnya? apa…
Read More

Antara Hak Orang Tua dan Hak Guru

Ustadz, sy baca bagian tauhid ke 2, ttg besarnya hak orang tua, diikutkan kpd tauhid. Jd, jk dibandingkan dg hak guru, hak orang tua msh lbh besar? Sy pernah mendengar dr kitab ta’lim muta’alim ttg hak guru, seolah2 diisyaratkan haknya lbh besar dr orang tua, krn disebut, gurulah yg “mengangkat” ke langit. Adapun orang tua,…
Read More

Mutiara Salaf 30: Membangun Ilmu dan Amal di atas Perjuangan

  Ilmu adalah pelita yang akan menerangi jalan hidup seseorang dalam mempersiapkan bekal ketaqwaan berupa amalan shalih. Setiap orang harus menyiapkan pelita ilmu bagi dirinya agar ia tak salah melangkah dalam beramal. Di sinilah rahasia seseorang harus bersabar dalam belajar dan mencari ilmu agama agar ia merasakan manfaat dan kelezatan serta buah ilmunya. Al-Muwaffaq Abu…
Read More

Mutiara Salaf 29: Dosa-Dosa Kecil yang Membinasakan

  Sebagian orang yang keimanannya minim dan tipis kepada Allah -Tabaraka wa Ta’ala- menyangka bahwa dosa-dosa kecil hanyalah ibarat lalat yang hinggap di hidung, dengan mudahnya diusir. Orang yang seperti ini tidak sadar bahwa dosa-dosa kecil, bila berkumpul, bagaikan kayu bakar yang menumpuk yang sedikit demi sedikit akan menggunung dan siap membakar pemilik dan harta…
Read More

Mutiara Salaf 28: Muhasabah Jiwa saat Mengarungi Lautan Hidup

  Muhasabah (melakukan perhitungan) terhadap jiwa adalah perkara penting. Kehidupan ini laksana lautan yang banyak rintangan dan ombaknya. Terkadang perahu kehidupan berjalan mulus, tetapi terkadang pula diterpa gelombang dan tiupan angin. Seorang hamba ibarat nakhoda yang harus selalu memperhatikan perahunya. Setiap hari, ia harus memeriksa perahunya, adakah sesuatu yang rusak dan bocor. Demikianlah seorang hamba…
Read More

Daurah Islam Ilmiah: Pelajaran-Pelajaran Berharga bagi Umat Islam – Semarang

Bismillah, Dengan mengharap ridha Allah Ta’ala, Hadirilah … DAURAH ISLAM ILMIAH Bersama Al-Ustadz Abdul Mu’thi Al-Maedani “Pengaruh Dzikir bagi Berbagai Kegundahan dan Kesedihan” Sabtu, 5 September 2015 Ba’da Maghrib-20.00 WIB “Pokok Doa Meminta Ampun” Ahad, 6 September 2015 Ba’da Subuh-Selesai “Pelajaran-Pelajaran Berharga bagi Umat Islam” (Karya Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah) Ahad, 06 September…
Read More

Mutiara Salaf 27: Lebih baik Menjadi Ekor dalam Kebenaran daripada Menjadi Bos dalam Kebatilan

Kepemimpinan bukanlah segalanya bagi para pencinta kebenaran. Kepemimpinan hanyalah bagian dari dunia yang hina. Seorang hamba memiliki tujuan mulia, yaitu mengagungkan kebenaran, tanpa memedulikan bahwa dirinya berada di depan atau di belakang, bahwa ia dimuliakan atau dihinakan. Tugasnya hanyalah menyampaikan kebenaran dengan sebaik-baik cara dan mengikuti konsekuensi kebenaran. Sehingga, jika ia pun ditinggalkan oleh semua…
Read More

Tentang Waktu Baik dalam Menggelar Hajatan

Assalamualikum apakah ada bulan tidak boleh kita melakukan hajatan, misal kawinan, bangun rumah dsb? Jawab: Wa’alaikumussalam Semua hari adalah baik. Seseorang boleh saja melakukan suatu urusan yang diperbolehkan dalam syariat padawaktu kapan saja. Adapun sebagian keyakinan masyarakat bahwa nikah -misalnya- di bulan Syawal atau Shafar adalah terlarang dan sial, semua hal ini adalah keyakinan jahiliah…
Read More

Mana yang Didahulukan, Aqiqah atau Qurban

Tanya: Assalamualaikum Mau tanya , bolehkah/gmn hukumnya seseorang berqurban sedangkan orangtuanya dulu belum meng aqiqohinya ? Jawab: Wa’alaikumussalam Jika waktu berqurban telah dekat, sedang ia hanya mampu membeli hewan qurban, maka sebaiknya ia mendahulukan berqurban. Adapun aqiqahnya bisa pada waktu berikutnya. Al-Ustadz Abdul Qodir, Lc.