Archives

Mutiara Salaf 64: Jangan Memaksakan Diri dalam Beramal

Dalam beramal, semangat bukanlah segala-galanya. Sebab, terkadang jika berlebihan semangat dalam beramal, rasa bosan dan malas itu datang menghinggapi diri kita. Seorang hamba memberikan sedikit kelonggaran bagi jiwa dengan sesuatu yang bermanfaat dan tidak melalaikan, misalnya berziarah kepada kerabat atau handai tolan, bekerja mencari nafkah, menuntut ilmu, membaca kitab-kitab, dan selainnya. Abul Khathhab Qatadah bin…
Read More

Dunia Lahan Beramal

Berkata Al-Imam Ahmad rahimahullah: الدنيـا دار عمَـل والآخرة دار جــزآء فمن لم يعمل هُنـا، نَــدِم هنــاك. Dunia tempat beramal. Akhirat tempat pembalasan amal. Barangsiapa yang tidak beramal di dunia, niscaya akan menyesal di akhirat. Az-Zuhud_ Al-Baihaqi: 282 ✍ Abu ‘Abdillah Sahl

Mutiara Salaf 62: Perhatikanlah Dirimu dalam Tiga Perkara!

Setiap orang hendaknya memperhatikan segala urusan dirinya. Ia memerhatikan diri agar senantiasa dekat dan ingat kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Sebab, syaithan selalu mengintai kelalaian kita. Abu Abdir Rahman Hatim bin ‘Unwan Al-Asham Al-Balkhiy (wafat pada 237 H) rahimahullah berkata, تَعَاهَدْ نَفْسَكَ فِي ثَلاَثٍ: إِذَا عَمِلْتَ، فَاذْكُرْ نَظَرَ اللّٰهِ إِلَيْكَ، وَإِذَا تَكَلَّمْتَ، فَاذْكُرْ سَمْعَ اللّٰهِ…
Read More

Mutiara Salaf 4: Beramal Sunnah Sesuai Batasan dan Kemampuan

Amalan Sunnah yang seorang hamba lakukan tidaklah berbuah manis, kecuali jika dikerjakan: – sesuai dengan kemampuan, tanpa takalluf (memaksakan diri). – sesuai batasan syariat, tanpa melakukan sesuatu yang tak disunnahkan. Adalah sebuah kebahagiaan seorang, ia beramal sesuai batasan dan kemampuan dirinya. Abul Fath Ali bin Muhammad Al-Katib Al-Bustiy (wafat 401 H) rahimahullah, berkata, مِنْ سَعَادَةِ…
Read More