Mutiara Salaf 26: Berlomba-lomba menuju Amalan Shalih yang Ikhlas

Mutiara Salaf 26 Berlomba-lomba menuju Amalan Shalih yang Ikhlas

 

Bila Anda menyaksikan seorang hamba yang gemar beramal shalih yang terhiasi dengan keikhlasan, hendaknya anda menjadikan mereka sebagai teladan kalian karena pada dirinya ada banyak kebaikan. Berlomba-lombalah mengikuti langkahnya dalam beramal shalih dengan amalan yang ikhlas dan mutaba’ah ‘mengikuti sunnah’.

Abul Khaththab Qatadah bin Di’amah bin Qatadah As-Sadusiy Al-Bashriy (tabi’in tsiqah tsabt, 60 H-110-an) -rahimahullah- berkata,

إِذَا رَأَيْتَ عَبْدًا صَالِحًا يَعْمَلُ فِيْمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللهِ خَيْرًا، فَفِيْ ذَلِكَ فَسَارِعْ، وَفِيْ ذَلِكَ فَنَافِسْ مَا اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ قُوَّةً، وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ

“Jika anda melihat seorang hamba shalih yang mengamalkan suatu kebaikan antara dirinya dengan Allah, lantaran hal itu, bersegeralah kalian dalam hal itu dan berlomba-lombalah dalam hal itu sesuai kekuatan yang kalian mampui. Walaa quwwata illaa billaah ‘tiada kekuatan, kecuali hanya dengan pertolongan Allah’.”
[Atsar riwayat Abu Nu’aim dalam Hilyah Al-Auliya` 2/336]

Orang-orang yang bersegera dalam meraih ampunan dari Allah dan menempuh jalan-jalan kebaikan menuju surga, mereka adalah orang-orang yang dicintai oleh Allah -Azza wa Jalla-.

Al-Ustadz Abdul Qodir, Lc.

Leave a Reply