Mutiara Salaf 52: Sulitnya Mengatur Manusia

Mutiara Salaf 52 Sulitnya Mengatur Manusia

Mengatur manusia merupakan tugas yang amat berat sehingga tidak setiap orang mampu melaksanakannya dengan baik. Setiap manusia memiliki ego dan tendensi yang beragam. Sering kali terjadi gesekan antara seorang manusia dengan manusia lainnya karena adanya ketidakselarasan ego dan tendensi tersebut, kecuali mereka yang diberi taufiq untuk mengikuti bimbingan wahyu. Hawa nafsu dan keinginannya tunduk kepada Al-Kitab dan Sunnah.

Imam Muhammad bin Idris Asy-Syafi’iy rahimahullah berkata,

سِيَاسَةُ النَّاسِ أَشَدُّ مِنْ سِيَاسَةِ الدَّوَابِ.

“Mengatur manusia adalah lebih berat daripada mengatur hewan-hewan.”
[Lihatlah Kasyful Khafa’ 1/465 karya Al-Ajluniy]

Para nabi dan rasul, sebelum diangkat menjadi manusia pilihan, ditakdirkan menjadi pengembala kambing karena kambing adalah hewan yang susah diatur dan memiliki kemiripan watak dengan manusia, sehingga para nabi dan rasul memiliki ketabahan dan keuletan dalam mengatur makhluk yang lebih susah lagi untuk diatur. Itulah manusia.

Al-Ustadz Abdul Qodir, Lc.

Leave a Reply