<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Markaz Dakwah untuk Bimbingan dan Taklim &#187; Guru</title>
	<atom:link href="https://markazdakwah.or.id/tag/guru/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://markazdakwah.or.id</link>
	<description>www.markazdakwah.or.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Apr 2019 07:54:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.2.38</generator>
	<item>
		<title>Antara Hak Orang Tua dan Hak Guru</title>
		<link>https://markazdakwah.or.id/antara-hak-orang-tua-dan-hak-guru/</link>
		<comments>https://markazdakwah.or.id/antara-hak-orang-tua-dan-hak-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2015 04:32:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[Antara Hak Orang Tua dan Hak Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua dan Hak Guru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazdakwah.or.id/?p=1140</guid>
		<description><![CDATA[Ustadz, sy baca bagian tauhid ke 2, ttg besarnya hak orang tua, diikutkan kpd tauhid. Jd, jk dibandingkan dg hak guru, hak orang tua msh lbh besar? Sy pernah mendengar dr kitab ta&#8217;lim muta&#8217;alim ttg hak guru, seolah2 diisyaratkan haknya lbh besar dr orang tua, krn disebut, gurulah yg &#8220;mengangkat&#8221; ke langit. Adapun orang tua,... <br /><a class="btn read-more" href="https://markazdakwah.or.id/antara-hak-orang-tua-dan-hak-guru/">Read More</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Ustadz, sy baca bagian tauhid ke 2, ttg besarnya hak orang tua, diikutkan kpd tauhid. Jd, jk dibandingkan dg hak guru, hak orang tua msh lbh besar? Sy pernah mendengar dr kitab ta&#8217;lim muta&#8217;alim ttg hak guru, seolah2 diisyaratkan haknya lbh besar dr orang tua, krn disebut, gurulah yg &#8220;mengangkat&#8221; ke langit. Adapun orang tua, &#8220;menurunkan&#8221; ke bumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jawab:<br />
a. Hak orang tua adalah lebih besar daripada hak guru, kecuali bila guru yang dimaksud itu adalah Rasulullah -shallallahu alaihi wa sallam-.<br />
b. Kalau dari sisi kebaikan dan jasa guru dalam mengenalkan kita tentang kebenaran, hal itu betul. Namun, bukan berarti hak guru lebih besar. Oleh karena itu, saat kepentingan orang tua dan guru bertabrakan dalam perkara mubah, yang didahulukan adalah hak orang tua.<br />
Wallahu A&#8217;lam bish shawab.</p>
<p>Abdul Qodir, Lc.<br />
Fb: Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa&#8217;izah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://markazdakwah.or.id/antara-hak-orang-tua-dan-hak-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mutiara Salaf 21: Pentingnya Seorang Guru Meluruskan Niat</title>
		<link>https://markazdakwah.or.id/mutiara-salaf-21-pentingnya-seorang-guru-meluruskan-niat/</link>
		<comments>https://markazdakwah.or.id/mutiara-salaf-21-pentingnya-seorang-guru-meluruskan-niat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2015 01:34:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Taushiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Meluruskan Niat]]></category>
		<category><![CDATA[Niat]]></category>
		<category><![CDATA[Seorang Guru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazdakwah.or.id/?p=834</guid>
		<description><![CDATA[Di kala menuntut ilmu, sebagian pencari ilmu terkadang berniat buruk dalam mencari ilmu, semisal: sekadar mencari popularitas, kedudukan, atau dunia bila belajar ke Madinah, Yaman, atau ke tempat lain. Di sinilah pentingnya seorang guru (syaikh atau ustadz) untuk selalu mengajari para pencari ilmu tentang ilmu-ilmu adab dan akhlak yang dapat membersihkan niat buruk mereka. Sebab,... <br /><a class="btn read-more" href="https://markazdakwah.or.id/mutiara-salaf-21-pentingnya-seorang-guru-meluruskan-niat/">Read More</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Di kala menuntut ilmu, sebagian pencari ilmu terkadang berniat buruk dalam mencari ilmu, semisal: sekadar mencari popularitas, kedudukan, atau dunia bila belajar ke Madinah, Yaman, atau ke tempat lain.</p>
<p>Di sinilah pentingnya seorang guru (syaikh atau ustadz) untuk selalu mengajari para pencari ilmu tentang ilmu-ilmu adab dan akhlak yang dapat membersihkan niat buruk mereka.<br />
Sebab, keburukan niat akan mempengaruhi segala langkah dan tindakan di hari esok. Pribadinya kelak tidak akan mencerminkan ilmu yang diemban.</p>
<p>Al-Allamah Muhammad Ibnul Hajj Al-Fasiy Al-Malikiy -rahimahullah- berkata,</p>
<p>((فإني كنت كثيرا ما أسمع سيدي الشيخ العمدة العالم العامل المحقق القدوة أبا محمد عبد الله بن أبي حمزة يقول: &#8220;وددت أنه لو كان من الفقهاء من ليس له شغل إلا أن يعلم الناس مقاصدهم في أعمالهم ويقعد إلى التدريس في أعمال النيات ليس إلا&#8221; أو كلاما هذا معناه)) اهـ</p>
<p>&#8220;Sungguh seringkali aku mendengar Asy-Syaikh Al-Umdah Al-Alim Al-Amil Al-Muhaqqiq Al-Qudwah Abu Muhammad Abdullah bin Abi Hamzah berkata, &#8216;Saya senang (berharap) andaikan ada dari kalangan ahli fiqih (ulama) yang tak memiliki kesibukan, kecuali mengajari manusia tentang tujuan-tujuan (tendensi-tendensi) mereka dalam amalan mereka dan duduk mengajar tentang amalan niat. Tak ada (kesibukannya), kecuali itu,&#8217; atau ucapan yang semakna dengan ini.&#8221; [Lihatlah Al-Madkhal 1/3 cet. Darul Fikr, 1401 H]</p>
<p>Betapa penting urusan niat di sisi ulama kita sampai mereka mewasiatkan para ulama setelahnya agar menjaga dan meluruskan niat para pelajar mereka kelak.</p>
<p>Al-Usatdz Abdul Qodir, Lc.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://markazdakwah.or.id/mutiara-salaf-21-pentingnya-seorang-guru-meluruskan-niat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
