<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Markaz Dakwah untuk Bimbingan dan Taklim &#187; Kesalahan</title>
	<atom:link href="https://markazdakwah.or.id/tag/kesalahan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://markazdakwah.or.id</link>
	<description>www.markazdakwah.or.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Apr 2019 07:54:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.2.38</generator>
	<item>
		<title>Mutiara Salaf 33: Menutup Dosa dan Kesalahan dengan Tobat</title>
		<link>https://markazdakwah.or.id/mutiara-salaf-33-menutup-dosa-dan-kesalahan-dengan-tobat/</link>
		<comments>https://markazdakwah.or.id/mutiara-salaf-33-menutup-dosa-dan-kesalahan-dengan-tobat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2015 03:17:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Taushiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Dosa]]></category>
		<category><![CDATA[Dosa dan Kesalahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesalahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesalahan dengan Tobat]]></category>
		<category><![CDATA[Menutup Dosa dan Kesalahan dengan Tobat]]></category>
		<category><![CDATA[Tobat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazdakwah.or.id/?p=871</guid>
		<description><![CDATA[Jika seorang hamba bermaksiat secara terang-terangan, lalu ingin bertobat, hendaknya ia bertobat dengan terang-terangan pula. Sebab, manusia adalah makhluk yang susah mengerti keadaan orang lain. Jika ada saudaranya yang telah bertobat, kadang mereka tak puas dan berburuk sangka. Demi menghapus semua sangkaan atau kesan buruk itu, seseorang dianjurkan untuk bertobat dengan terang-terangan pula. Selain itu,... <br /><a class="btn read-more" href="https://markazdakwah.or.id/mutiara-salaf-33-menutup-dosa-dan-kesalahan-dengan-tobat/">Read More</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Jika seorang hamba bermaksiat secara terang-terangan, lalu ingin bertobat, hendaknya ia bertobat dengan terang-terangan pula. Sebab, manusia adalah makhluk yang susah mengerti keadaan orang lain. Jika ada saudaranya yang telah bertobat, kadang mereka tak puas dan berburuk sangka. Demi menghapus semua sangkaan atau kesan buruk itu, seseorang dianjurkan untuk bertobat dengan terang-terangan pula.</p>
<p>Selain itu, orang lain yang dahulu bangga dengan perbuatan seseorang yang telah bertobat juga bisa tahu bahwa si pelaku maksiat itu telah bertobat dan tahu bahwa ternyata selama ini ia berada di atas kesalahan.</p>
<p>Seorang ulama tabi&#8217;in, Abu Ayyub Maimun bin Mihran Al-Jazariy Ar-Raqqiy (wafat 117 H) -rahimahullah- berkata,</p>
<p>مَنْ أَسَاءَ سِرّاً، فَلْيَتُبْ سِرّاً، وَمَنْ أَسَاءَ عَلاَنِيَةً، فَلْيَتُبْ عَلاَنِيَةً، فَإِنَّ النَّاسَ يُعَيِّرُوْنَ وَلاَ يَغْفِرُوْنَ، وَاللَّهُ يَغْفِرُ وَلاَ يُعَيِّرُ.</p>
<p>&#8220;Siapa saja yang melakukan suatu kesalahan secara sembunyi-sembunyi, hendaknya ia bertobat secara sembunyi-sembunyi. Namun, siapa saja yang melakukan suatu kesalahan secara terang-terangan, hendaknya ia bertobat secara terang-terangan (pula).<br />
Karena, manusia itu suka mencela dan tidak memafkan, sedangkan Allah memaafkan dan tidak mencela.&#8221;<br />
[Atsar riwayat Abu Nu&#8217;aim dalam Hilyah Al-Auliya` 4/92, Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyqa 61/365, dan Al-Mizziy dalam Tahdzib Al-Kamal 29/222]</p>
<p>Orang yang bermaksiat secara rahasia tidak dianjurkan menyebarkan dan menceritakan keadaan dirinya dahulu. Jika Allah -Tabaraka wa Ta&#8217;ala- telah menutupi aib seseorang, haram bagi dirinya dan bagi yang lain untuk mengungkap aib tersebut, kecuali bila ada kemaslahatan yang lebih besar bila aib tersebut diungkap.</p>
<p>Al-Ustadz Abdul Qodir, Lc.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://markazdakwah.or.id/mutiara-salaf-33-menutup-dosa-dan-kesalahan-dengan-tobat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
