<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Markaz Dakwah untuk Bimbingan dan Taklim &#187; Wahdah Islamiyah</title>
	<atom:link href="https://markazdakwah.or.id/tag/wahdah-islamiyah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://markazdakwah.or.id</link>
	<description>www.markazdakwah.or.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Apr 2019 07:54:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.2.38</generator>
	<item>
		<title>Jauh Hari sebelum Wahdah Islamiyah Turun Berdemo, Syaikh Al-Utsaimin sudah Mengingkari Demonstrasi</title>
		<link>https://markazdakwah.or.id/pengingkaran-syaikh-al-utsaimin-atas-wahdah-islamiyah-dkk-sebelum-turun-berdemonstrasi-4-november-2016/</link>
		<comments>https://markazdakwah.or.id/pengingkaran-syaikh-al-utsaimin-atas-wahdah-islamiyah-dkk-sebelum-turun-berdemonstrasi-4-november-2016/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2016 03:31:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Taushiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Berdemonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berdemonstrasi 4 November 2016]]></category>
		<category><![CDATA[Pengingkaran Syaikh Al-Utsaimin atas Wahdah Islamiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Wahdah Islamiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazdakwah.or.id/?p=2862</guid>
		<description><![CDATA[Di dalam sebuah pernyataan resmi Wahdah Islamiyah dalam membolehkan demonstrasi -dan jelas ini batil- bahwa demonstrasi merupakan perkara yang dilegitimasi oleh negara.

Kebatilan pernyataan ini jelas dan terang. Kebatilannya akan tampak jika kita ajukan sebuah pertanyaan, "Apakah semua yang diizinkan oleh pemerintah adalah benar menurut agama, walaupun nyata hal itu bertentangan dalil syar'i?"

Tidak ada yang menyatakan "ya", melainkan orang yang bodoh dan ceroboh. Namun jika ia menjawab "tidak", maka ia telah merobohkan pernyataan batil tersebut.

Salah seorang ulama sunnah di masa ini, Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin -rahimahullah- pernah ditanya dalam Liqo'at Al-Bab Al-Muaftuh,
Pertanyaan : "Kaitannya bila seorang pemerintah berhukum dengan selain apa yang Allah turunkan. Kemudia ia (pemerintah tersebut) membolehkan manusia untuk mengadakan demonstrasi yang disebut dengan "aksi mogok" yang diiringi dengan aturan-aturan yang ditetapkan oleh pemerintah itu sendiri. Manusia pun terus di atas perbuatan ini. Jika mereka diingkari atas perbuatan ini, maka mereka (para demonstran) itu pun berkilah, "Kami tidaklah menentang pemerintah, dan kami berbuat sesuai pandangannya. Apakah hal ini boleh menurut syariat, seiiring adanya penyelisihan nash?"]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa&#8217;izah -hafizhahullah-</p>
<p>Di dalam sebuah pernyataan resmi <strong><em>Wahdah Islamiyah</em></strong>dalam membolehkan demonstrasi -dan jelas ini batil- bahwa demonstrasi merupakan perkara yang dilegitimasi oleh negara. (<a href="https://goo.gl/0jU6YY">https://goo.gl/0jU6YY</a>)</p>
<p>Kebatilan pernyataan ini jelas dan terang. Kebatilannya akan tampak jika kita ajukan sebuah pertanyaan, <em>&#8220;Apakah semua yang diizinkan oleh pemerintah adalah benar menurut agama, walaupun nyata hal itu bertentangan dalil syar&#8217;i?&#8221;</em></p>
<p>Tidak ada yang menyatakan &#8220;ya&#8221;, melainkan orang yang bodoh dan ceroboh. Namun jika ia menjawab &#8220;tidak&#8221;, maka ia telah merobohkan pernyataan batil tersebut.</p>
<p>Salah seorang ulama sunnah di masa ini, Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin -rahimahullah- pernah ditanya dalam<em><strong> Liqo&#8217;at Al-Bab Al-Muaftuh</strong></em>,</p>
<p><em>السؤال: بالنسبة إذا كان حاكم يحكم بغير ما أنزل الله ثم سمح لبعض الناس أن يعملوا مظاهرة تسمى عصامية مع ضوابط يضعها الحاكم نفسه ويمضي هؤلاء الناس على هذا الفعل، وإذا أنكر عليهم هذا الفعل قالوا: نحن ما عارضنا الحاكم ونفعل برأي الحاكم، هل يجوز هذا شرعاً مع وجود مخالفة النص؟</em></p>
<p><em>Pertanyaan : &#8220;Kaitannya bila seorang pemerintah berhukum dengan selain apa yang Allah turunkan. Kemudia ia (pemerintah tersebut) membolehkan manusia untuk mengadakan demonstrasi yang disebut dengan &#8220;aksi mogok&#8221; yang diiringi dengan aturan-aturan yang ditetapkan oleh pemerintah itu sendiri. Manusia pun terus di atas perbuatan ini. Jika mereka diingkari atas perbuatan ini, maka mereka (para demonstran) itu pun berkilah, &#8220;Kami tidaklah menentang pemerintah, dan kami berbuat sesuai pandangannya. Apakah hal ini boleh menurut syariat, seiiring adanya penyelisihan nash?&#8221;</em></p>
<p>Kemudian Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin -rahimahullah- menjawab si penanya seraya berkata,</p>
<p><strong>الجواب: عليك باتباع السلف، إن كان هذا موجوداً عند السلف فهو خير، وإن لم يكن موجوداً فهو شر، ولا شك أن المظاهرات شر؛ لأنها تؤدي إلى الفوضى من المتظاهرين ومن الآخرين، وربما يحصل فيها اعتداء؛ إما على الأعراض، وإما على الأموال، وإما على الأبدان؛ لأن الناس في خضم هذه الفوضوية قد يكون الإنسان كالسكران لا يدري ما يقول ولا ما يفعل، فالمظاهرات كلها شر سواء أذن فيها الحاكم أو لم يأذن. وإذن بعض الحكام بها ما هي إلا دعاية، وإلا لو رجعت إلى ما في قلبه لكان يكرهها أشد كراهة، لكن يتظاهر بأنه كما يقول: ديمقراطي وأنه قد فتح باب الحرية للناس، وهذا ليس من طريقة السلف.</strong></p>
<p><em>&#8220;Wajib bagi mengikuti para salaf. Jika hal ini ada di sisi para salaf, maka ia adalah kebaikan. Jika ia tidak ada, maka ia adalah keburukan.</em></p>
<p><em>Tidak ragu lagi bahwa demonstrasi adalah keburukan. Karena, ia akan mengantarkan kepada kekacauan, baik dari pihak demonstran, maupun dari pihak lainnya. Terkadang muncul padanya sikap melampaui batas, entah pada kehormatan, harta benda, atau entah pada badan.</em></p>
<p><em>Karena, manusia dalam gelombang kekacauan ini; terkadang seseorang bagiakan orang yang mabuk. Ia tak menyadari apa yang ia ucapkan dan apa yang ia lakukan.</em></p>
<p><em>Jadi. Demonstrasi <strong>semuanya adalah keburukan, </strong>baik yang diizinkan oleh pemerintah, ataukah tidak diizinkan.</em></p>
<p><em>Adanya izin dari sebagian pemerintah untuk berdemo, tiada lain hanya propaganda (pengakuan) saja. Sebab, andaikan anda kembali kepada sesuatu yang ada di dalam hatinya, maka ia pasti membencinya dengan sekeras-kerasnya kebencian. </em></p>
<p><em>Hanya saja ia berpura-pura bahwa –sebagaimana yang ia nyatakan- ia adalah seorang yang demokratis, dan bahwa ia membuka pintu kebebasan bagi manusia. Ini (demo) bukanlah jalannya para salaf.&#8221; </em><strong>(</strong><a href="https://goo.gl/djbfvG">https://goo.gl/djbfvG</a><strong>)</strong></p>
<p>Beberapa Kesimpulan dari Fatwa Ini:</p>
<ol>
<li><em>Dalam inkarul munkar, wajib mengikuti dalil menurut bimbingan para salaf.</em></li>
<li><em>Demonstrasi tidak pernah dikerjakan para salaf dan bukanlah jalan dan manhaj mereka, sebab ia adalah tindakan yang menimbulkan keburukan.</em></li>
<li><em>Demonstrasi adalah penyebab lahirnya kekacauan dan menyebabkan seseorang bertindak anarkis bagai orang gila.</em></li>
<li><em>Demonstrasi <strong>semuanya adalah keburukan, </strong>baik yang diizinkan oleh pemerintah, ataukah tidak diizinkan.</em></li>
<li><em>Demonstrasi (baik yang damai, atau yang ricuh) semuanya adalah haram, sebab illah-nya (sebab pengharamannya), demo merupakan sebab dan pintu menuju kerusakan. Sementara agama kita mengharuskan bagi kita menutup semua pintu pengantar menuju kepada kerusakan. Itulah kaedah &#8220;Saddu Adz-Dzari&#8217;ah&#8221;.</em></li>
<li><em><em>Adanya izin berdemo dari pemerintah, bukanlah legitimasi syar&#8217;i, sehingga demo pun dibolehkan. Bahkan demo tetap haram, karena ia adalah kerusakan.</em></em>Sumber:<br />
<a href="https://abufaizah75.blogspot.co.id/2016/11/pengingkaran-syaikh-al-utsaimin-atas.html">https://abufaizah75.blogspot.co.id/2016/11/pengingkaran-syaikh-al-utsaimin-atas.html</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://markazdakwah.or.id/pengingkaran-syaikh-al-utsaimin-atas-wahdah-islamiyah-dkk-sebelum-turun-berdemonstrasi-4-november-2016/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Kerusuhan 4 November 2016&#8243; Realita Memalukan buat Wahdah Islamiyah, dkk yang Membenarkan Demonstrasi</title>
		<link>https://markazdakwah.or.id/kerusuhan-4-november-2016-realita-memalukan-buat-wahdah-islamiyah-dkk-yang-membenarkan-demonstrasi/</link>
		<comments>https://markazdakwah.or.id/kerusuhan-4-november-2016-realita-memalukan-buat-wahdah-islamiyah-dkk-yang-membenarkan-demonstrasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2016 05:51:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Taushiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Islamiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Realita Memalukan buat Wahdah Islamiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Wahdah Islamiyah]]></category>
		<category><![CDATA[yang Membenarkan Demonstrasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazdakwah.or.id/?p=2848</guid>
		<description><![CDATA[Wahdah Islamiyah melalui juru bicaranya, Ust. Yusran Anshar dengan "gagah berani" membolehkan dan memerintahkan pengikut dan masyarakat Islam untuk melakukan aksi demonstrasi 4 November 2016.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Ust. Abdul Qodir Abu Fa&#8217;izah -hafizhahullah-</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wahdah Islamiyah melalui juru bicaranya, Ust. Yusran Anshar dengan <strong>&#8220;gagah berani&#8221;</strong> membolehkan dan memerintahkan pengikut dan masyarakat Islam untuk melakukan aksi demonstrasi 4 November 2016.</p>
<p>Pernyataan ini amat menyalahi fatwa para ulama yang ternama semisal Syaikh Abdul Aziz bin Baz, Syaikh Al-Albaniy, Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin, Syaikh Abdul Aziz Alusy Syaikh, Syaikh Muqbil, Syaikh Bakr Abu Zaid, Syaikh Al-Fauzan, Syaikh Abdul Muhsin dan semua ulama besar Saudi Arabia. (Sebagian fatwa mereka, silakan baca di : <a href="https://goo.gl/Uir434">https://goo.gl/Uir434</a>)</p>
<p>Ketika mereka (<strong>Wahdah Islamiyah</strong>, cs.) menyalahi fatwa ulama mu&#8217;tabar dan ternama yang telah melalui proses panjang dalam mencari ilmu dan menyebarkannya di tengah umat, maka tidak ada yang mereka (WI) petik melainkan BUAH PAHIT dari fatwa pembolehan demonstrasi yang disuarakan oleh Ust. Yusran sebagai pembicara resmi Wahdah Islamiyah.</p>
<p>Sebuah perkara yang perlu diingat oleh Ust. Yusran, kedamaian yang anda impikan dalam aksi demo hanyalah KAMUFLASE dan ILUSI yang telah menipu anda untuk menuruti hawa nafsu.</p>
<p>Kini apa yang terjadi pada AKSI 4 NOVEMBER 2016? <strong>Kerusuhan tidak terhindar!!</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Seorang mukmin yang cerdik, tidak akan jatuh dalam lubang yang sama.&#8221;</p>
<p>Ketahuilah wahai saudaraku bahwa para ulama kita yang ternama itu, tidaklah melarang dari semua bentuk demo (damai atau rusuh), melainkan karena mereka memandang bahwa demo merupakan pintu besar terjadinya kerusuhan dan pemberontakan.</p>
<p>Kepada saudara-saudaraku di Wahdah Islamiyah, sadarlah dan kembalilah kepada para ulama-ulama yang kami sebutkan dan jauhilah hawa nafsu kalian serta janganlah kalian menyeret umat ini kepada kerusuhan, kekacauan, pembunuhan, melakukan perusakan, kehancuran dan kebinasaan, melalui demo yang kalian serukan dimana-mana.</p>
<p>Demo yang kalian lakukan dengan menggerakkan massa bukanlah wasilah (sarana) dakwah yang benar dan dibolehkan agama, bahkan ia merupakan salah satu praktik kaum Khawarij yang telah membunuh Utsman bin Affan melalui aksi demo yang mereka lakukan di zaman itu. BUAHNYA PAHIT, mereka membunuh manusia yang mulia, Ustman bin Affan -radhiyallahu anhu-.</p>
<p>Syaikh Sholih bin Abdillah Al-Fauzan &#8211;<em>hafizhahullah</em>&#8211; pernah ditanya,</p>
<p><em>&#8220;Apakah termasuk wasilah (sarana) dakwah, melakukan demonstrasi demi menyelesaikan prolematika umat Islam?&#8221;</em></p>
<p><strong>Syaikh Sholih bin Abdillah Al-Fauzan</strong> &#8211;<em>hafizhahullah</em>&#8211; menjawab</p>
<p><strong>الجواب: «ديننا ليس دين فوضى، ديننا دين انضباط، دين نظام ودين سكينة، المظاهرات ليست من أعمال المسلمين وما كان المسلمون يعرفونها، ودين الإسلام دين هدوء ودين رحمة لا فوضى فيه، ولا تشويش ولا إثارة فتن، هذا هو دين الإسلام والحقوق يتوصل إليها دون هذه الطريقة بالمطالبة الشرعية والطرق الشرعية، هذه المظاهرات تحدث فتنا، وتحدث سفك دماء وتحدث تخريب أموال فلا تجوز هذه الأمور » أ. هـ من ((الإجابات المهمة في المشاكل الملمة محمد الحصين ص .100 ))</strong></p>
<p><em>&#8220;Agama kita bukan agama kekacauan. Agama kita adalah agama yang teratur dan sakinah (tenang). DEMONSTRASI bukanlah pekerjaan kaum muslimin. Kaum muslimin tidaklah pernah mengenalnya. Agama Islam adalah agama ketenangan dan agama rahmat (kasih syang). Tidak ada kekacauan di dalamnya serta tidak ada pula ada gangguan dan memancing fitnah (musibah) di dalamnya. Inilah dia agama Islam.</em></p>
<p><em>Hak-hak dapat dicapai tanpa melalui metode (demo) ini, (tapi) dengan cara menuntut sesuai syariat metode-metode syar&#8217;i. DEMONSTRASI ini akan menimbulkan fitnah (musibah dan ujian), melahirkan pertumpahan darah, membuahkan perobohan (perusakan) harta benda. Jadi, hal-hal ini tidak boleh!!&#8221;</em> [Lihat <strong><em>Al-Ijabat Al-Muhimmah fi Al-Masyakil Al-Mulimmah</em></strong>, (hal. 100) oleh Muhammad Al-Hushoin</p>
<p>Klaim bahwa demo itu bisa damai adalah khayalan dan ramalan masa depan yang tidak ada jaminan. Adakah diantara kita yang tahu dan mendapatkan jaminan bahwa demo –apalagi dalam jumlah besar- tidak ada kerusuhan di dalamnya?! Jawabnya, tidak ada, melainkan Allah saja yang tahu.</p>
<p>Kemudian, perlu kita pahami bahwa demo dengan kedua jenisnya, dilarang dan diharamkan dalam agama melalui penjelasan dan fatwa para ulama, karena ia mengandung madhorot –selain kerusuhan- yang banyak sekali. Diantara madhorotnya, seperti yang dijelaskan oleh Akhuna Ust. Sofyan Chalid :</p>
<p>Beberapa Dampak Buruk Demonstrasi</p>
<ol>
<li>Memprovokasi masyarakat untuk memberontak kepada penguasa, terlebih jika nasihat dalam demo tersebut tidak diindahkan oleh penguasa, maka akibatnya akan semakin memprovokasi massadan menceraiberaikan kesatuan kaum muslimin (lihat Fathul Bari, 13/51-52)</li>
</ol>
<ol start="2">
<li>Cara mengingkari kemungkaran penguasa dengan terang-terangan mengandung penentangan terhadapnya (lihat Umdatul Qaari, 22/33, Al-Mufhim, 6/619)</li>
</ol>
<ol start="3">
<li>Pencemaran nama baik dan ghibah kepada penguasa yang dapat mengantarkan kepada perpecahan masyarakat dan pemerintah muslim (lihat Umdatul Qaari, 22/33)</li>
</ol>
<ol start="4">
<li>Mengakibatkan masyarakat tidak mau menaati penguasa dalam hal yang baik (lihat Haqqur Ro’i, hal. 27)</li>
</ol>
<ol start="5">
<li>Menyebabkan permusuhan antara pemimpin dan rakyatnya (lihat Al-Ajwibah Al-Mufidah, hal. 99)</li>
</ol>
<ol start="6">
<li>Menjadi sebab ditolaknya nasihat oleh penguasa (lihat Fathul Bari, 13/52)</li>
</ol>
<ol start="7">
<li>Menyebabkan tertumpahnya darah seorang muslim, sebagaimana yang terjadi pada sahabat yang mulia Utsman bin ‘Affan radhiyallahu’anhu akibat demonstrasi kaum khawarij (lihat Syarah Muslim, 18/118)</li>
</ol>
<ol start="8">
<li>Menghinakan sulthan Allah, yang telah Allah takdirkan sebagai penguasa muslim (lihat As-Sailul Jarror, 4/556)</li>
</ol>
<ol start="9">
<li>Munculnya riya’ dalam diri pelakunya (lihat Madarikun Nazhor, hal.211)</li>
</ol>
<ol start="10">
<li>Mengganggu ketertiban umum</li>
</ol>
<ol start="11">
<li>Menimbulkan kemacetan di jalan-jalan</li>
</ol>
<ol start="12">
<li>Merusak stabilitas ekonomi</li>
</ol>
<ol start="13">
<li>Tidak jarang adanya ikhtilat (campur baur antara laki-laki dan wanita) ketika demonstrasi, bahkan pada demo yang mereka sebut Islami sekali pun</li>
</ol>
<ol start="14">
<li>Menyelisihi petunjuk Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan sahabat</li>
</ol>
<ol start="15">
<li>Mengikuti jalan ahlul bid’ah (Khawarij) dan orang-orang kafir. Wallahu A’lam.</li>
</ol>
<p>[<a href="http://sofyanruray.info/demonstrasi-dan-mencela-pemerintah-di-media-massa-bukan-ajaran-islam/">http://sofyanruray.info/demonstrasi-dan-mencela-pemerintah-di-media-massa-bukan-ajaran-islam/</a> ]</p>
<p>Jadi, inilah beberapa alasan kenapa demonstrasi (dengan kedua jenisnya) adalah haram dalam agama!</p>
<p>Kemudian perlu anda ketahui bahwa Demonstrasi yang dinyatakan <strong>DAMAI</strong> oleh Wahdah Islamiyah pada 4 November 2016, ternyata berakhir dengan kerusuhan. Semoga dengannya Wahdah mau mengambil pelajaran berharga darinya. Andai mereka cerdik, cukuplah peristiwa AKSI DEMO REFORMASI 1998 menjadi ibrah bagi mereka. [<a href="https://abufaizah75.blogspot.co.id/2016/11/mengenang-buah-pahit-peristiwa.html">https://abufaizah75.blogspot.co.id/2016/11/mengenang-buah-pahit-peristiwa.html</a>]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aksi dan realita memalukan dari AKSI &#8220;DAMAI&#8221; 4 November 2016, berupa terjadinya kerusuhan antara aparat dengan demonstran, dapat anda saksikan disini melaui video singkat berikut : <a href="https://www.youtube.com/watch?v=HcDmDe8iMAk">https://goo.gl/3fzlQl </a></p>
<p>Sumber:<br />
<a href="https://abufaizah75.blogspot.co.id/2016/11/kerusuhan-4-november-2016-realita.html">https://abufaizah75.blogspot.co.id/2016/11/kerusuhan-4-november-2016-realita.html</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://markazdakwah.or.id/kerusuhan-4-november-2016-realita-memalukan-buat-wahdah-islamiyah-dkk-yang-membenarkan-demonstrasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
