Berkata Al-Imam Ibnul Qoyyim
_rahimahullah_ :
فإن من لم يرَ نعمة الله عليه إلا في مأكله، ومشربه، وعافية بدنه،
فليس له نصيب من العقل البتة.
فنعمة الله بالإسلام والإيمان،
وجذب عبده إلى الإقبال عليه، والتلذذ بطاعته هي أعظم النعم،
وهذا إنما يدرك بنور العقل وهداية التوفيق.
Orang yang menilai kenikmatan Allah Ta’ala kepada dirinya hanyalah berupa makanan, minuman dan kesehatan badan belaka,
Sungguh tidak memiliki akal sama sekali.
Karena kenikmatan Allah Ta’ala berupa nikmat islam,
iman, ketundukan hamba untuk mengadapkan diri kepada_Nya dan kelezatan beribadah merupakan kenikmatan terbesar yang hanya akan diraih dengan cahaya akal dan hidayah taufiq.
Lihat :
Madarijus Salikin : 1 / 277.
°°°°°°°°°°°°°°°
✍Alih bahasa :
Abu ‘abdillah Sahl
_____________________________
Markaz Dakwah untuk Bimbingan dan Taklim
Telegram: http://goo.gl/xvXFKM
Fb, Tw, Ig, Tg: @markazdakwahbt

