<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Markaz Dakwah untuk Bimbingan dan Taklim &#187; dalam tiga perkara</title>
	<atom:link href="https://markazdakwah.or.id/tag/dalam-tiga-perkara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://markazdakwah.or.id</link>
	<description>www.markazdakwah.or.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Apr 2019 07:54:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.2.38</generator>
	<item>
		<title>Mutiara Salaf 62: Perhatikanlah Dirimu dalam Tiga Perkara!</title>
		<link>https://markazdakwah.or.id/mutiara-salaf-62-perhatikanlah-dirimu-dalam-tiga-perkara/</link>
		<comments>https://markazdakwah.or.id/mutiara-salaf-62-perhatikanlah-dirimu-dalam-tiga-perkara/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2016 06:16:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Taushiyah]]></category>
		<category><![CDATA[beramal]]></category>
		<category><![CDATA[berbicara]]></category>
		<category><![CDATA[dalam tiga perkara]]></category>
		<category><![CDATA[diam]]></category>
		<category><![CDATA[Perhatikanlah Dirimu dalam Tiga Perkara]]></category>
		<category><![CDATA[perkara]]></category>
		<category><![CDATA[tiga perkara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazdakwah.or.id/?p=2744</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang hendaknya memperhatikan segala urusan dirinya. Ia memerhatikan diri agar senantiasa dekat dan ingat kepada Allah &#8216;Azza wa Jalla. Sebab, syaithan selalu mengintai kelalaian kita. Abu Abdir Rahman Hatim bin &#8216;Unwan Al-Asham Al-Balkhiy (wafat pada 237 H) rahimahullah berkata, تَعَاهَدْ نَفْسَكَ فِي ثَلاَثٍ: إِذَا عَمِلْتَ، فَاذْكُرْ نَظَرَ اللّٰهِ إِلَيْكَ، وَإِذَا تَكَلَّمْتَ، فَاذْكُرْ سَمْعَ اللّٰهِ... <br /><a class="btn read-more" href="https://markazdakwah.or.id/mutiara-salaf-62-perhatikanlah-dirimu-dalam-tiga-perkara/">Read More</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap orang hendaknya memperhatikan segala urusan dirinya. Ia memerhatikan diri agar senantiasa dekat dan ingat kepada Allah &#8216;Azza wa Jalla. Sebab, syaithan selalu mengintai kelalaian kita.</p>
<p>Abu Abdir Rahman Hatim bin &#8216;Unwan Al-Asham Al-Balkhiy (wafat pada 237 H) rahimahullah berkata,</p>
<p>تَعَاهَدْ نَفْسَكَ فِي ثَلاَثٍ: إِذَا عَمِلْتَ، فَاذْكُرْ نَظَرَ اللّٰهِ إِلَيْكَ، وَإِذَا تَكَلَّمْتَ، فَاذْكُرْ سَمْعَ اللّٰهِ مِنْكَ، وَإِذَا سَكَتَّ، فَاذكُرْ عِلْمَ اللّٰهِ فِيْكَ.</p>
<p>&#8220;Perhatikanlah dirimu dalam tiga perkara: (1) Jika engkau beramal, ingatlah pandangan Allah kepadamu. (2) Jika engkau berbicara, ingatlah (bahwa) Allah akan mendengarkan (ucapan) darimu. (3) Jika engkau diam, ingatlah (bahwa) Allah tahu tentang dirimu.&#8221;<br />
[Lihatlah Shifah Ash-Shafwah 4/162, Siyar A&#8217;lam An-Nubala` 11/485, dan Ath-Thabaqat As-Saniyyah fi Tarajum Al-Hanafiyyah hal. 212 -via Syamilah-]</p>
<p>Manusia dari sisi aktifitasnya berada dalam tiga kondisi: beramal, berbicara, dan diam. Dalam tiga kondisi ini, ia perlu kepada bimbingan.<br />
Nah, dalam ucapan Hatim rahimahullah, beliau mengajarkan kepada kita bahwa, di saat beramal, hendaknya kita menghadirkan muraqabatullah (pengawasan Allah) atas dirinya sehingga ia khusyuk, ikhlas, dan bersemangat.<br />
Di saat berbicara, hendaknya seorang hamba memperhatikan ucapannya agar ia mengucapkan sesuatu yang mendatangkan keridhaan Allah sebab Allah Maha Mendengar ucapan para hamba-Nya.<br />
Di kala diam, hendaknya ia tetap berada di atas sunnah dan bimbingan wahyu. Ia diam demi tafakur akan kesudahan dirinya, ke manakah dirinya akan pergi: ke surga atau ke neraka. Jika mengharapkan surga, hendaklah ia mempersiapkan dan membekali diri dengan amalan-amalan shalih. Jika selama ini dirinya bergumul dengan dosa dan maksiat, hendaknya ia takut kepada hari perhitungan agar, pada hari-hari mendatang, ia menghapus segala keburukannya dengan taubat dan ketaatan.</p>
<p>Ustadz Abdul Qodir, Lc.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://markazdakwah.or.id/mutiara-salaf-62-perhatikanlah-dirimu-dalam-tiga-perkara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
