<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Markaz Dakwah untuk Bimbingan dan Taklim &#187; perempuan</title>
	<atom:link href="https://markazdakwah.or.id/tag/perempuan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://markazdakwah.or.id</link>
	<description>www.markazdakwah.or.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Apr 2019 07:54:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.2.38</generator>
	<item>
		<title>Lebih Utama Thawaf Atau Shalat Sunnah Bagi Perempuan?</title>
		<link>https://markazdakwah.or.id/lebih-utama-thawaf-atau-shalat-sunnah-bagi-perempuan/</link>
		<comments>https://markazdakwah.or.id/lebih-utama-thawaf-atau-shalat-sunnah-bagi-perempuan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2016 05:31:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Taushiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Lebih Utama Thawaf Atau Shalat Sunnah Bagi Perempuan?]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Shalat Sunnah Bagi Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Thawaf Atau Shalat Sunnah Bagi Perempuan?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazdakwah.or.id/?p=3019</guid>
		<description><![CDATA[Tanya: Mana yang lebih utama bagi seorang perempuan, melaksanakan thawaf sunnah di Ka’bah dalam keadaan berdesakan atau mengerjakan shalat sunnah di Masjidil Haram? Jawab: Perempuan tidak dianjurkan berdesakan dengan laki-laki dalam ibadah sunnah. Sebaiknya seorang perempuan mengerjakan amalan ibadah lain, yakni memperbanyak shalat di Masjidil Haram. Jika memang perlu mengerjakan thawaf, silakan, tetapi hindari berdesak-desakan.... <br /><a class="btn read-more" href="https://markazdakwah.or.id/lebih-utama-thawaf-atau-shalat-sunnah-bagi-perempuan/">Read More</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Tanya:<br />
Mana yang lebih utama bagi seorang perempuan, melaksanakan thawaf sunnah di Ka’bah dalam keadaan berdesakan atau mengerjakan shalat sunnah di Masjidil Haram?</p>
<p>Jawab:<br />
Perempuan tidak dianjurkan berdesakan dengan laki-laki dalam ibadah sunnah. Sebaiknya seorang perempuan mengerjakan amalan ibadah lain, yakni memperbanyak shalat di Masjidil Haram. Jika memang perlu mengerjakan thawaf, silakan, tetapi hindari berdesak-desakan.<br />
Shalat sunnah juga tidak mesti dikerjakan di Masjidil Haram tempat Ka’bah berada, sebab seluruh masjid yang ada di tanah Haram adalah sama keutamaannya. Dari sini, memahami fiqih haji adalah salah satu sebab kemudahan dalam beramal.<br />
Wallahu A’lam</p>
<p>Ustadz Dzulqarnain M. Sunusi</p>
<p>[Dibahasakan dari Tanya-Jawab Kajian Bulughul Maram]</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://markazdakwah.or.id/lebih-utama-thawaf-atau-shalat-sunnah-bagi-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Membonceng Perempuan yang Bukan Mahram</title>
		<link>https://markazdakwah.or.id/tentang-membonceng-perempuan-yang-bukan-mahram/</link>
		<comments>https://markazdakwah.or.id/tentang-membonceng-perempuan-yang-bukan-mahram/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2015 03:18:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[mahram]]></category>
		<category><![CDATA[Membonceng Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan yang Bukan Mahram]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://markazdakwah.or.id/?p=1102</guid>
		<description><![CDATA[Tanya: Assalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh Ana punya rekan kerja, ustadz. terkadang minta tolong dibonceng kalau pulang kerja dan memang kebetulan searah dengan jalur pulang saya dan niat saya hanya ingin membantu dia. Pertanya&#8217;an saya Bolehkah membonceng wanita yang bukan mahram. Tapi diantara kami berdua kami beri tas ransel agar tak saling bersinggungan badan? Jawab: Wa&#8217;alaikumus... <br /><a class="btn read-more" href="https://markazdakwah.or.id/tentang-membonceng-perempuan-yang-bukan-mahram/">Read More</a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Tanya:<br />
Assalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh<br />
Ana punya rekan kerja, ustadz. terkadang minta tolong dibonceng kalau pulang kerja dan memang kebetulan searah dengan jalur pulang saya dan niat saya hanya ingin membantu dia. Pertanya&#8217;an saya Bolehkah membonceng wanita yang bukan mahram. Tapi diantara kami berdua kami beri tas ransel agar tak saling bersinggungan badan?</p>
<p>Jawab:<br />
Wa&#8217;alaikumus salam warahmatullahi wabarakatuh<br />
Sebaiknya Anda menghindar dari membonceng seorang wanita yang bukan mahram Anda sebab hal itu merupakan pintu fitnah dan tuduhan. Selain itu, kami khawatir bila hal itu masuk ke dalam kategori berdua-duaan dengan lawan jenis yang dilarang oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam-.<br />
Wallahu A&#8217;lam</p>
<p>Al-Ustadz Abdul Qodir, Lc</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://markazdakwah.or.id/tentang-membonceng-perempuan-yang-bukan-mahram/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
