Safar ke Suatu Tempat untuk Ibadah

Tanya:
Assalamualaikum ust..sy pernah dengar ceramah slh seorg ust yg mengatakan bahwa tdk boleh mendatangi suatu tempat khusus untuk beribadah dsna selain 3 masjid (aqso, nabawi & haram) … beribadah yg dimasukkan dsni seperti apa ust?
+62 857-1022-xxx

 

 

Jawab:
Wa’alaikumus salam warahmatullahi wa barakatuh

1. Mengkhususkan suatu tempat dengan suatu ibadah yang tidak datang pengkhususannya dalam syariat, hal ini termasuk bid’ah.

2. Mendatangi suatu tempat -dalam artian melakukan safar kesana- dengan tujuan untuk melakukan suatu ibadah tertentu di tempat yang khusus itu, juga merupakan bid’ah, kecuali menuju tiga masjid (Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsha).

وَلاَ تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلاَّ إِلَى ثَلاَثَةِ مَسَاجِدَ مَسْجِدِ الْحَرَامِ وَمَسْجِدِي وَمَسْجِدِ الأَقْصَى

“Tidak boleh melakukan perjalanan panjang (safar), kecuali menuju tiga masjid: Masjidil Haram, masjidku, dan Masjidil Aqsha.”
[HR. Al-Bukhariy (1864), dan Muslim (1340)]

Jadi, berdasarkan hadits ini, seseorang tidak boleh melakukan safar khusus untuk melakukan suatu ibadah tertentu di suatu tempat atau masjid, kecuali pada tiga masjid tersebut.
Contohnya:
a. seseorang bersafar untuk tujuan menziarahi kubur si Fulan.
b. sebagian orang bersafar untuk beri’tikaf ke suatu masjid.
c. Ada juga suatu masjid -misalnya di Sulbar- didatangi oleh orang-orang jauh, yang tujuannya hanya untuk mengerjakan shalat tahiyatul masjid di dalamnya.
d. dan masih banyak lagi contoh-contoh lain.
Semua ini adalah perbuatan yang terlarang dan akan mengantarkan seseorang pada ghuluw dan melampaui batas dalam ibadah.
Wallahu a’lam.

Al-Ustadz Abdul Qodir, Lc.

Leave a Reply