Archives

Menata Adab dan Akhlak sebelum Jauh Melangkah

Sebuah kesalahan para penuntut ilmu, ia hanya mengumpulkan ilmu sebanyak-banyaknya. Namun ia lupa menghiasi dirinya dengan adab-adab islami kepada yang lain : kepada ustadz, ilmu, kitab, kawan-kawan, tetangga, masyarakat, orang tua dan lainnya.
Tak heran bila di zaman ini, kita akan menjumpai manusia-manusia durhaka kepada guru dan ustadznya yang telah mengajarinya sekian banyak jenis ilmu yang bermanfaat bagi dunia dan akhiratnya.
Semua itu dibalas dengan adab dan akhlak buruk kepada gurunya, sampai ada diantara mereka yang meng-ghibahi gurunya, menghukuminya sebagai orang sesat, sementara itu ia tak menasihatinya.
Gelar-gelar buruk tak luput dari lisannya sehingga manusia yang berjasa dalam hidupnya ia gelari dengan “kadzdzab” (tukang dusta), dajjal, pencuri dan sederet gelar-gelar hina ia sematkan kepada sang guru.
Di sudut sana, ada segelintir manusia rendah yang punya kebiasaan CURIGA dan buruk sangka kepada gurunya dan punya hobi menguntit aib dan kesalahan-kesalahan gurunya. Padahal gurunya adalah seorang yang berjalan di atas sunnah.