Shahabat Thalhah bin Ubaidillah radhiyallahu ‘anhu berucap,
إِنَّا لَنَجِدُ بِأَمْوَالِنَا مَا يَجِدُ الْبَخِيْلُ لَكِنَّنَا نَتَصَبَّرُ
“Sesungguhnya, pada harta kami, kami menemukan apa-apa yang orang kikir temukan, tetapi kami bersabar.”
[Ihya` ‘Ulumud Din 3/255]
Maksud beliau radhiyallahu ‘anhu adalah bahwa cinta harta telah menjadi fithrah pada hati manusia. Namun, perbedaan antara orang kikir dan dermawan adalah kesabaran, serta mengetahui hakikat harta bahwa harta itu akan pergi, dan bahwa harta yang kekal pada hakikatnya adalah apa-apa yang seorang hamba infakkan, bukan apa-apa yang dia simpan.
Ustadz Ady Abu Imron







