Dunia, jika ingin dihargai dengan kenikmatan surga, amatlah sedikit nilai dan harganya. Oleh karena itu, belilah dan bebaskanlah dirimu dengan ibadah dan ketaatan kepada Allah Azza wa Jalla.
Ibnus Sammak Al-Ijliy rahimahullah berkata,
الدُّنْيَا كُلُّهَا قَلِيْلٌ، وَالَّذِي بَقِيَ مِنْهَا قَلِيْلٌ، وَالَّذِي لَكَ مِنَ البَاقِي قَلِيْلٌ، وَلَمْ يَبْقَ مِنْ قَلِيْلِكَ إِلاَّ قَلِيْلٌ، وَقَدْ أَصْبَحتَ فِي دَارِ العَزَاءِ، وَغَداً تَصِيْرُ إِلَى دَارِ الجَزَاءِ، فَاشْتَرِ نَفْسَكَ، لَعَلَّكَ تَنجُو
“Dunia seluruhnya adalah sedikit. Sesuatu yang tersisa dari dunia adalah sedikit. Sesuatu yang engkau miliki dari yang tersisa adalah sedikit. Tidak lagi tersisa dari yang sedikit engkau miliki, kecuali sedikit. Engkau telah berada di negeri (yang penuh dengan) kesusahan, dan esok engkau akan menuju negeri pembalasan. Oleh karena itu, belilah dirimu. Semoga saja engkau bisa selamat.”
[Lihatlah Siyar A’lam An-Nubala’ 8/330]
Al-Ustadz Abdul Qodir, Lc.







