Mutiara Salaf 5: Marah Menghancurkan Adab
Marah yang bukan karena Allah, melainkan karena urusan dunia yang sepele, adalah sifat tercela. Saking tercelanya, si pelaku akan hancur adab dan etikanya. Abul Fath Al-Bustiy rahimahullah berkata, مَنْ أَطَاعَ غَضَبَهُ، أَضَاعَ أَدَبَهُ “Siapa saja yang memperturutkan amarahnya, ia akan menyia-nyiakan adabnya (etikanya).” [Lihatlah Qira Adh-Dha’if 4/348 karya Ibnu Abid Dun-ya, cet. Adhwa’ As-Salaf]…
Read More







