Wahai Suami, Mengapa Engkau Menghalanginya Dari Hijab Syar’i

wahai-suami-mengapa-engkau-menghalanginya-dari-hijab-syari

Senantiasa istiqomah mengenakan pakaian dan hijab syar’i merupakan anugrah besar yang dirasakan seorang muslimah sholihah.

Walaupun terpaan dan cobaan datang silih berganti untuk merusak dan merubuhkan keistiqomahan tersebut.

Dan yang cukup ironis lagi jika halangan untuk mengenakan hijab syar’i datang dari sang suami sendiri.

Berkata Asy-Syaikh Al-‘Ustaimin_rahimahullah_ :

إننا ننصحه أن يتقي الله عز وجل في زوجته_

وأن يحمد الله الذي يسر له مثل هذه الزوجة التي تريد أن تنفذ ما أمر الله به من اللباس الشرعي الكفيل بسلامتها من الفتن

وإذا كان الله قد أمر عباده المؤمنين أن يقوا أنفسهم وأهليهم النار.

فكيف يليق بهذا الرجل أن يحاول إجبار زوجته على أن تدع الزي الشرعي.

Sesungguhnya kami menasehati sang suami untuk bertakwa kepada Allah ‘azza wa jalla terhadap istrinya.

Dan hendaklah ia memuji Allah Ta’ala yang telah menganugrahkan untuknya istri yang sholihah.

Istri yang ingin mengamalkan perkara yang diperintahkan Allah Ta’ala dengan mengenakan pakaian syar’i sebagai jaminan keselamatannya dari berbagai macam fitnah.

Allah Ta’ala telah memerintahkan kepada para hamba_Nya dari kalangan kaum mukminin untuk menjaga diri-diri dan keluarga mereka dari dahsyatnya api neraka,

Maka apakah pantas sang suami terus berupaya memaksa istrinya untuk meninggalkan pakaian syar’i.

Lihat :
Majmu’ as ilah usratil muslimah_Hal : 47-48.

Untukmu saudariku_barakallahu fik_
tetaplah sabar dan istiqomah dengan hijab syar’imu.

Sungguh kemuliaan menantimu_!!!

✍Abu ‘Abdillah Sahl

Leave a Reply