Archive

Beberapa Hukum Seputar Hewan yang Telah Ditentukan sebagai Udh-hiyyah

Telah berlalu hadits-hadits yang menyebutkan perintah Nabi untuk mengulangi penyembelihan yang dilaksanakan bukan pada waktunya, seperti hadits Jâbir bin Abdillah radhiyallâhu ‘anhumâ bahwa beliau berkata, صَلَّى بِنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَوْمَ النَّحْرِ بِالْمَدِينَةِ فَتَقَدَّمَ رِجَالٌ فَنَحَرُوا وَظَنُّوا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ قَدْ نَحَرَ فَأَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ مَنْ كَانَ نَحَرَ قَبْلَهُ أَنْ يُعِيدَ بِنَحْرٍ…
Read More

Syarat-Syarat Penyembelihan

Dalam hal menyembelih, ada beberapa perkara yang harus terpenuhi: Pertama, hendaknya penyembelih adalah orang waras dan mumayyiz ‘mampu memahami pembicaraan dan menjawab pertanyaan dengan benar’. Hal ini berdasarkan firman Allah ‘Azza wa Jalla, إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ “Kecuali (hewan) yang sempat kalian sembelih.” [Al-Mâ`idah: 3] Ayat di atas adalah pembicaraan yang ditujukan kepada mukallaf dan orang yang memahami pembicaraan[1]. Ibnul Mundzir rahimahullâh berkata, “Seluruh ulama,…
Read More

Beberapa Hukum Seputar Penyembelihan

Berikut beberapa hukum seputar penyembelihan. Pertama, seseorang tidak boleh melafazhkan niat saat menyembelih sebagaimana pelaksanaan seluruh ibadah lain yang niatnya tidak dilafazhkan. Hal ini karena niat itu berasal dari dalam hati menurut kesepakatan para ulama.   Kedua, dalil-dalil umum tentang keutamaan menghadap kiblat juga berlaku terhadap penyembelihan. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk menghadap ke…
Read More

Seputar Memakan dan Membagikan Daging Hewan Qurban

Siapa saja yang berudh-hiyyah disunnahkan untuk memakan sebagian hewan qurbannya karena Allah Subhânahû wa Ta’âlâ berfirman, فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْبَائِسَ الْفَقِيرَ “Maka makanlah sebagian (sembelihan) itu oleh kalian dan (sebagian lagi) beri makanlahorang-orang yang sengsara dan fakir.” [Al-Hajj: 28] Selain itu, Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallamberpesan kepada orang-orang yang telah berqurban, كُلُوا وَأَطْعِمُوا وَادَّخِرُوا “Makanlah (sembelihan itu) oleh kalian, beri makanlah (orang lain), dan berbekallah.”[1] فَكُلُوا وَادَّخِرُوا…
Read More

Keutamaan Puasa ‘Arafah

Dari Abu Qatâdah Al-Anshâry radhiyallâhu ‘anhu, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallamditanya tentang puasa hari ‘Arafah maka beliau menjawab,  يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ “(Puasa tersebut) menggugurkan dosa tahun yang lalu dan tahun yang tersisa.” Dalam sebuah riwayat disebutkan, beliau bersabda,  صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ “Saya mengharap pahala dari…
Read More

Seputar Hari-Hari Tasyriq

Hari-hari Tasyriq merupakan hari-hari yang sangat agung. Itulah hari-hari yang disebutkan dalam firman Allah ‘Azza wa Jalla, وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ “Dan berdzikirlah kalian (dengan menyebut nama) Allah dalam beberapa hari yang berbilang.” [Al-Baqarah: 203] Yang dimaksud dengan “beberapa hari yang berbilang” dalam ayat adalah hari-hari Tasyriq. Beberapa ulama menyebut bahwa tidak ada silang pendapat tentang hal tersebut….
Read More

Hadits-Hadits Lemah Seputar Udh-hiyyah

Terdapat beberapa hadits lemah yang berkaitan dengan pembahasan. Sebagian hadits-hadits tersebut tergolong ke dalam hadits yang banyak disebut oleh lisan manusia pada bulan Dzulhijjah. Kami menganggap bahwa merupakan suatu amalan yang baik untuk saling mengingatkan dalam hal tersebut. Secara umum, Abu Bakr Ibnu Al-‘Araby rahimahullâh memberikan sebuah kaidah. Beliau berkata, “Tidak ada satu hadits pun…
Read More

Syariat Tahlil, Takbir, dan Tahmid

Dari Ibnu Umar radhiyallâhu ‘anhumâ, dari Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,  مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمَ عِنْدَ اللَّهِ وَلاَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنَ الْعَمَلِ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ الْعَشْرِ فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنَ التَّهْلِيلِ وَالتَّكْبِيرِ وَالتَّحْمِيدِ “Tiada suatu hari apapun yang amalan pada hari itu lebih agung di sisi Allah tidak (pula) lebih dicintai oleh Allah melebihi sepuluh hari…
Read More

Doa pada Hari ‘Arafah

Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash radhiyallâhu ‘anhu, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallambersabda,  خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ “Sebaik-baik doa adalah doa hari ‘Arafah, serta sebaik­-baik (ucapan) yang saya dan para nabi sebelumku…
Read More

Keutamaan Hari Nahr

Dari Abdullah bin Qurath radhiyallâhu ‘anhu,Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallambersabda,   أَعْظَمُ الأَيَّامِ عِنْدَ اللَّهِ يَوْمُ النَّحْرِ ثُمَّ يَوْمُ الْقَرِّ “Hari yang paling agung di sisi Allah adalah hari An-Nahr kemudian hari Al-Qarr.” [1] An-Nahr berarti penyembelihan. 10 Dzulhijjah disebut dengan hari An-Nahr sebab hari tersebut adalah permulaan syariat penyembelihan hewan qurban. Hari Al-Qarr artinya hari menetap karena, pada 11…
Read More