Taushiyah

Mutiara Salaf 34: Kalam Salaf Singkat, Namun Bermanfaat

Para Salaf adalah kaum yang dipilih oleh Allah -Tabaraka wa Ta’ala- demi menjayakan agama-Nya. Keikhlasan dan kejujuran tergambar dalam perilaku mereka. Antara ucapan dan perbuatan mereka sejalan. Tiada sesuatu yang keluar dari mulut mereka, kecuali mutiara hikmah yang bertabur emas ilmu. Abdullah bin Muhammad bin Munazil berkata, قِيلَ لِحَمْدُونَ الْقَصَّارِ: مَا بَالُ كَلَامِ السَّلَفِ أَنْفَعُ…
Read More

Mutiara Salaf 33: Menutup Dosa dan Kesalahan dengan Tobat

Jika seorang hamba bermaksiat secara terang-terangan, lalu ingin bertobat, hendaknya ia bertobat dengan terang-terangan pula. Sebab, manusia adalah makhluk yang susah mengerti keadaan orang lain. Jika ada saudaranya yang telah bertobat, kadang mereka tak puas dan berburuk sangka. Demi menghapus semua sangkaan atau kesan buruk itu, seseorang dianjurkan untuk bertobat dengan terang-terangan pula. Selain itu,…
Read More

Mutiara Salaf 32: Ikhlas Melahirkan Kecintaan Para Makhluk kepada Seorang Hamba

Tiada amalan yang paling mulia di sisi Allah -Tabaraka wa Ta’ala-, kecuali keikhlasan. Dengan keikhlasan, seorang hamba memusatkan hatinya kepada Allah -Azza wa Jalla- sehingga raganya pun dalam beramal dan beribadah hanya semata-mata untuk Allah, Rabbul ‘alamin. Siapa saja yang ikhlas dalam ketaatan dan amalan shalihnya, ia akan terbimbing untuk meniti jalan-jalan kebaikan dan tercegah…
Read More

Mutiara Salaf 31: Mengukur Diri dengan Sirah Para Salaf

  Banyaknya amalan yang kita lakukan janganlah membuat kita tertipu dan puas. Apa saja yang kita kerjakan berupa amalan dan ibadah, jika mau dibandingkan dengan sirah (jalan hidup dan sejarah) para Salaf, kita akan minder dan malu atas kekurangan dan sikap teledor kita selama ini. Barulah kita sadar bahwa apa-apa yang kita lakukan amatlah sedikit…
Read More

Mutiara Salaf 30: Membangun Ilmu dan Amal di atas Perjuangan

  Ilmu adalah pelita yang akan menerangi jalan hidup seseorang dalam mempersiapkan bekal ketaqwaan berupa amalan shalih. Setiap orang harus menyiapkan pelita ilmu bagi dirinya agar ia tak salah melangkah dalam beramal. Di sinilah rahasia seseorang harus bersabar dalam belajar dan mencari ilmu agama agar ia merasakan manfaat dan kelezatan serta buah ilmunya. Al-Muwaffaq Abu…
Read More

Mutiara Salaf 29: Dosa-Dosa Kecil yang Membinasakan

  Sebagian orang yang keimanannya minim dan tipis kepada Allah -Tabaraka wa Ta’ala- menyangka bahwa dosa-dosa kecil hanyalah ibarat lalat yang hinggap di hidung, dengan mudahnya diusir. Orang yang seperti ini tidak sadar bahwa dosa-dosa kecil, bila berkumpul, bagaikan kayu bakar yang menumpuk yang sedikit demi sedikit akan menggunung dan siap membakar pemilik dan harta…
Read More

Mutiara Salaf 28: Muhasabah Jiwa saat Mengarungi Lautan Hidup

  Muhasabah (melakukan perhitungan) terhadap jiwa adalah perkara penting. Kehidupan ini laksana lautan yang banyak rintangan dan ombaknya. Terkadang perahu kehidupan berjalan mulus, tetapi terkadang pula diterpa gelombang dan tiupan angin. Seorang hamba ibarat nakhoda yang harus selalu memperhatikan perahunya. Setiap hari, ia harus memeriksa perahunya, adakah sesuatu yang rusak dan bocor. Demikianlah seorang hamba…
Read More

Mutiara Salaf 27: Lebih baik Menjadi Ekor dalam Kebenaran daripada Menjadi Bos dalam Kebatilan

Kepemimpinan bukanlah segalanya bagi para pencinta kebenaran. Kepemimpinan hanyalah bagian dari dunia yang hina. Seorang hamba memiliki tujuan mulia, yaitu mengagungkan kebenaran, tanpa memedulikan bahwa dirinya berada di depan atau di belakang, bahwa ia dimuliakan atau dihinakan. Tugasnya hanyalah menyampaikan kebenaran dengan sebaik-baik cara dan mengikuti konsekuensi kebenaran. Sehingga, jika ia pun ditinggalkan oleh semua…
Read More

Mutiara Salaf 26: Berlomba-lomba menuju Amalan Shalih yang Ikhlas

  Bila Anda menyaksikan seorang hamba yang gemar beramal shalih yang terhiasi dengan keikhlasan, hendaknya anda menjadikan mereka sebagai teladan kalian karena pada dirinya ada banyak kebaikan. Berlomba-lombalah mengikuti langkahnya dalam beramal shalih dengan amalan yang ikhlas dan mutaba’ah ‘mengikuti sunnah’. Abul Khaththab Qatadah bin Di’amah bin Qatadah As-Sadusiy Al-Bashriy (tabi’in tsiqah tsabt, 60 H-110-an)…
Read More

Mutiara Salaf 25: Pentingnya Merenungi Sirah Nabawiyah

Sirah nabawiyah berarti jalan hidup atau kisah hidup Nabi -shallallahu alaihi wa sallam-. Sirah Nabi -shallallahu alaihi wa sallam- mengandung banyak pelajaran. Siapa saja yang ingin menguatkan keimanannya, hendaklah ia memperdalam dan merenungi sirah Nabi -shallallahu alaihi wa sallam- dan para salaf dari kalangan para sahabat, tabi’in, dan tabi’ut tabi’in. Itulah generasi pertama. Sirah mereka…
Read More